Marc Márquez

Marc Márquez Dua Kali Jatuh di Sesi Tes Pramusim Buriram

Marc Márquez Melakukan Sesi Tes Pramusim Motogp 2026 Di Sirkuit Internasional Buriram Berlangsung Penuh Drama Pada Sabtu (21/2/2026). Meskipun mengalami dua kecelakaan selama sesi hari pertama, Marc Márquez berhasil tetap kompetitif dan mencatat waktu yang cukup kuat, menunjukkan bahwa ia masih menjadi figur penting dalam persaingan musim baru.

Tes pramusim sangat penting bagi semua pembalap karena menjadi kesempatan terakhir sebelum musim resmi di mulai. Terutama di trek yang sama dengan seri pembuka musim nanti. Buriram sendiri di kenal sebagai sirkuit yang menuntut kecepatan, stabilitas. Dan kepercayaan penuh terhadap motor dua elemen yang di uji sepanjang sesi pengujian ini Marc Márquez.

Dua Insiden yang Tak Terduga

Marc mengalami dua kecelakaan saat berusaha memaksimalkan setelan motor Ducati GP26 barunya. Yang pertama terjadi di Tikungan 12, di mana ban depan kehilangan cengkeramannya pada keramik atau garis lintasan yang licin, membuat dirinya tergelincir saat mengerem. Tidak lama setelah kembali ke lintasan dan berusaha melakukan beberapa putaran lagi. Ia kembali terjatuh di Tikungan 5, meskipun insiden itu lebih kecil. Untungnya, Marc tidak mengalami cedera serius dari kedua kejadian tersebut.

Menurut laporan dan pengamatan para pakar serta tim, jatuhnya Marc kemungkinan di sebabkan oleh kombinasi kondisi trek serta upaya awalnya untuk menentukan batas grip saat mempelajari setelan motor. Kondisi pagi hari yang sedikit licin di beberapa titik lintasan juga di tengarai menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kecelakaan tersebut.

Meski menghadapi dua insiden, Marc tetap menunjukkan ketangguhan klasiknya. Ia kembali turun lintasan, terus mencoba berbagai rancangan aerodinamis. Dan bekerja dengan tim untuk mengumpulkan data lebih banyak demi pengembangan motor. Hal ini membuktikan bahwa ia bukan hanya fokus pada waktu putaran cepat. Tetapi juga proses teknis yang krusial dalam persiapan menuju musim balap.

Performa Marc Márquez Tetap Kompetitif

Apa yang membuat hari pertama Buriram cukup menarik adalah fakta bahwa Marc tetap mampu tampil baik di hasil keseluruhan. Meskipun sempat tergelincir, ia berhasil mencatat waktu total yang membuatnya menempati posisi kedua di bawah adiknya sendiri, Alex Márquez, yang menjadi pembalap tercepat pada hari itu dengan catatan 1 menit 29,262 detik. Selisih Marc dari Alex hanya sekitar 0,129 detik. Menunjukkan bahwa Marc masih sangat kompetitif meskipun mengalami insiden.

Kondisi ini menjadi bukti bahwa keseluruhan paket Ducati GP26 tetap kompetitif. Marc mampu melewati jatuhnya dengan mental yang kuat, bangkit kembali, dan fokus pada sisa sesi untuk mendapatkan data penting. Performa tersebut tentu menjadi sinyal positif bagi tim Ducati menghadapi balapan musim 2026 yang akan berlangsung tidak lama lagi.

Reaksi dan Komentar Marc Márquez

Usai sesi, Marc Márquez sempat berbicara kepada tim media bahwa pagi itu ia tidak dalam kondisi terbaik secara fisik karena beberapa faktor kecil. Termasuk rasa kurang fit dan gangguan pencernaan sebelum memulai tes. Ia juga mengakui kecelakaan pertama kurang ideal karena kehilangan grip di area garis putih di tikungan, sesuatu yang sering terjadi ketika cat atau bekas oli masih menempel. Namun di sisi lain ia menegaskan bahwa ia belajar dari kejadian itu dan tetap bisa melanjutkan sisa pengujian.

Komentar seperti ini menunjukkan sikap profesionalnya dalam menghadapi ujian sulit. Meskipun tes pramusim hanyalah latihan sebelum kompetisi resmi, pengalaman seperti ini memberi pelajaran penting menjelang balapan pertama.

Menjelang Seri Perdana

Dengan sisa satu hari tes pramusim tersisa sebelum musim dimulai, tim Ducati serta pembalap lainnya akan mengevaluasi data dari Buriram guna menyempurnakan setup motor. Ini termasuk melihat paket aerodinamika terbaru, kontrol elektronik, dan performa suspensi. Bagian integral untuk menghadapi tantangan seri pembuka musim yang juga akan berlangsung di Thailand.