Site icon BeritaTerkini24

Timnas Futsal Indonesia Tanpa Beban, Tekanan Justru di Vietnam

Timnas Futsal Indonesia

Timnas Futsal Indonesia Tanpa Beban, Tekanan Justru di Vietnam

Timnas Futsal Indonesia Menjadi Kisah Menarik Di Piala Asia Futsal 2026 Setelah Berhasil Ke Babak Perempat Final Yang Berlangsung Di Jakarta. Meski di anggap sebagai tim yang belum pernah menembus semifinal sebelumnya, Indonesia kini berada di posisi strategis untuk mengejutkan lawan. Dan aspek psikologis inilah yang menjadi salah satu kunci dalam persiapan tim Garuda menjelang laga krusial melawan Vietnam.

Lolosnya Timnas Futsal Indonesia ke perempat final Piala Asia Futsal 2026 merupakan pencapaian penting. Indonesia menjadi juara Grup A setelah meraih tujuh poin dari tiga pertandingan fase grup, termasuk kemenangan telak atas Korea Selatan dan Kirgizstan serta satu hasil imbang melawan Irak.

Ini merupakan kali kedua Indonesia mencapai babak perempat final sepanjang sejarah keikutsertaannya di turnamen ini. Capaian pertama sebelumnya terjadi pada edisi 2022. Keberhasilan ini menunjukkan perkembangan kompetitif Timnas Futsal Indonesia di panggung Asia.

Timnas Futsal Indonesia Tanpa Beban, Justru Tekanan Ada pada Vietnam

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan bahwa timnya tidak merasakan tekanan menjelang pertandingan menghadapi Vietnam pada Selasa, 3 Februari 2026 di Indonesia Arena, Jakarta. Menurutnya, Indonesia justru tidak memiliki tekanan karena statusnya sebagai tim yang berasal dari nol dan belum pernah mencapai semifinal.

“Kami bermain di kandang. Ini bukan tekanan bagi kami karena kami datang dari nol. Kami tidak pernah lolos ke semifinal. Kami tidak akan kehilangan apa-apa,” ujar Souto menjelang laga.

Ia menambahkan bahwa tekanan justru lebih besar di rasakan oleh Vietnam, yang sudah memiliki pengalaman lolos ke semifinal pada edisi sebelumnya (seperti pada turnamen 2016). Pengalaman tersebut telah menjadi bagian dari ekspektasi bagi tim futsal Vietnam untuk terus melaju jauh dalam turnamen.

Vietnam, Lawan Berpengalaman dengan Gaya Permainan Cepat

Vietnam menjadi lawan kuat di babak perempat final karena pengalaman mereka yang lebih mapan di kompetisi futsal Asia. Untuk itu, pelatih Souto juga memberi perhatian khusus pada gaya permainan Vietnam yang dikenal cepat dan agresif dalam menyerang.

Souto menyatakan bahwa timnya sudah mempelajari kekuatan Vietnam. Termasuk pemain muda mereka yang memiliki speed dan intensitas serangan tinggi. Indonesia berusaha memanfaatkan kekuatan individual dan kemampuan satu lawan satu dari skuadnya untuk mengimbangi permainan Vietnam yang agresif.

Pertemuan ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga momentum untuk menunjukkan bahwa Indonesia bisa bersaing dengan tim yang lebih berpengalaman dan memiliki tradisi di level Asia.

Motivasi Tambahan di Hadapan Publik Sendiri

Selain faktor teknis dan taktik, Timnas Futsal Indonesia juga membawa motivasi emosional tinggi ke laga ini. Kekalahan dari Vietnam pada ajang SEA Games sebelumnya masih menjadi catatan yang ingin dibalas oleh para pemain. Menjadikan pertandingan ini sebagai ajang revans pribadi sekaligus kebanggaan bagi bangsa sendiri.

Bermain di hadapan pendukung sendiri di Indonesia Arena juga memberi dorongan semangat bagi skuad Garuda. Karena dukungan publik dapat menjadi tambahan energi positif saat melawan lawan berat seperti Vietnam.

Peluang Sejarah dan Target Lanjut

Jika Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam, tim ini akan mencetak sejarah baru dengan melaju ke semifinal Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya. Itu berarti Garuda tidak hanya mencatat prestasi baru, tetapi juga membuka peluang lebih besar untuk tampil di level yang lebih tinggi. Termasuk berpeluang lolos ke kompetisi futsal dunia di masa depan.

Dengan strategi matang, motivasi tinggi, dan dukungan dari suporter, Timnas Futsal Indonesia kini siap menghadapi tantangan besar di perempat final. Meski Vietnam di anggap lebih berpengalaman, semangat tanpa beban menjadi modal penting Garuda untuk mengejutkan lawan dan terus menapak prestasi di kancah internasional.

Exit mobile version