Site icon BeritaTerkini24

Penyakit Ichthyosis Kelainan Kulit Bersisik Yang Perlu Di Pahami

Ichthyosis

Ichthyosis Penyakit Kulit Bersisik Yang Perlu Di Pahami

Penyakit Ichthyosis Adalah Kelompok Kelainan Kulit Langka Di Tandai Dengan Kulit Sangat Kering, Menebal, Dan Bersisik, Menyerupai Sisik Ikan. Nama ichthyosis berasal dari bahasa Yunani ichthys yang berarti ikan. Kondisi ini bukan penyakit menular, namun bersifat kronis dan umumnya berlangsung seumur hidup. Ichthyosis dapat muncul sejak lahir atau berkembang kemudian, tergantung pada jenis dan penyebabnya.

Apa Itu Ichthyosis?

Penyakit Ichthyosis terjadi akibat gangguan proses regenerasi dan pengelupasan sel kulit. Pada kulit normal, sel kulit mati akan terlepas secara teratur dan digantikan sel baru. Pada penderita Penyakit Ichthyosis, proses ini terganggu sehingga sel kulit mati menumpuk di permukaan, membentuk sisik tebal dan kering. Gangguan ini bisa disebabkan oleh faktor genetik atau kondisi medis tertentu.

Jenis-Jenis Penyakit Ichthyosis

Ichthyosis terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu ichthyosis herediter (bawaan) dan ichthyosis akuisita (di dapat).

Jenis paling umum adalah ichthyosis vulgaris, yang biasanya muncul pada masa kanak-kanak. Kondisi ini sering di tandai sisik halus berwarna putih atau abu-abu, terutama di lengan dan tungkai. Kulit cenderung sangat kering dan dapat memburuk saat cuaca dingin.

Jenis lain yang lebih jarang dan berat adalah lamellar ichthyosis dan harlequin ichthyosis. Bayi dengan harlequin ichthyosis biasanya lahir dengan lapisan kulit tebal dan retak, yang memerlukan penanganan medis intensif sejak lahir. Ada pula X-linked ichthyosis, yang lebih sering terjadi pada laki-laki dan diturunkan melalui kromosom X.

Sementara itu, ichthyosis akuisita biasanya muncul pada usia dewasa dan sering di kaitkan dengan penyakit lain, seperti gangguan tiroid, penyakit ginjal, kanker tertentu, atau efek samping obat-obatan.

Gejala Ichthyosis

Gejala utama ichthyosis adalah kulit kering dan bersisik. Sisik dapat tampak tipis hingga sangat tebal, tergantung jenisnya. Pada beberapa kasus, kulit bisa pecah-pecah dan menimbulkan rasa nyeri atau perih. Rasa gatal juga sering di alami penderita, terutama saat kulit sangat kering.

Pada kondisi berat, ichthyosis dapat menyebabkan keterbatasan gerak karena kulit yang kaku, gangguan berkeringat, serta peningkatan risiko infeksi kulit. Bayi dengan ichthyosis berat juga dapat mengalami gangguan pengaturan suhu tubuh dan kesulitan menyusu.

Penyebab dan Faktor Risiko

Sebagian besar kasus ichthyosis di sebabkan oleh mutasi genetik yang memengaruhi pembentukan lapisan pelindung kulit. Mutasi ini dapat di turunkan dari orang tua atau terjadi secara spontan. Faktor genetik inilah yang membuat ichthyosis sering muncul sejak lahir atau masa kanak-kanak.

Pada ichthyosis akuisita, penyebabnya bukan faktor genetik, melainkan kondisi medis tertentu atau penggunaan obat tertentu. Oleh karena itu, pemeriksaan menyeluruh di perlukan untuk menemukan penyebab dasarnya.

Diagnosis dan Penanganan

Diagnosis ichthyosis umumnya di lakukan melalui pemeriksaan fisik kulit, riwayat kesehatan, dan dalam beberapa kasus, pemeriksaan genetik atau biopsi kulit. Dokter kulit berperan penting dalam menentukan jenis ichthyosis dan strategi perawatan yang tepat.

Hingga saat ini, ichthyosis belum dapat di sembuhkan, tetapi gejalanya dapat di kendalikan. Perawatan di fokuskan pada menjaga kelembapan kulit dan mengurangi penumpukan sisik. Penggunaan pelembap intensif, krim yang mengandung urea, asam laktat, atau asam salisilat sering di rekomendasikan untuk membantu pengelupasan kulit mati.

Pada kasus tertentu, dokter dapat meresepkan retinoid oral atau topikal untuk mengatur pertumbuhan sel kulit. Namun, penggunaan obat ini harus di awasi ketat karena berpotensi menimbulkan efek samping.

Dampak Psikologis dan Kualitas Hidup

Selain dampak fisik, ichthyosis juga dapat memengaruhi kesehatan mental dan kualitas hidup penderitanya. Penampilan kulit yang berbeda sering menimbulkan rasa kurang percaya diri, stres, atau kecemasan sosial. Dukungan keluarga, edukasi yang baik, serta konseling psikologis dapat membantu penderita menjalani kehidupan yang lebih nyaman.

Penyakit Ichthyosis merupakan kelainan kulit kronis yang membutuhkan perawatan jangka panjang dan konsisten. Dengan pemahaman yang tepat, pengelolaan yang baik, serta dukungan medis dan sosial, penderita ichthyosis tetap dapat menjalani hidup secara aktif dan produktif meskipun harus berdampingan dengan kondisi tersebut.

Exit mobile version