Alberto Puig

Alberto Puig Resmi Tinggalkan Kursi Bos Honda MotoGP

Alberto Puig Di Pastikan Akan Meninggalkan Posisinya Sebagai Manajer Tim Pabrikan Honda HRC Castrol Pada Akhir Musim 2026. Keputusan ini mengakhiri perjalanan hampir satu dekade Puig sebagai sosok utama yang memimpin proyek MotoGP Honda.

Meski tidak lagi menjabat sebagai bos tim, Puig tidak sepenuhnya meninggalkan Honda. Pabrikan asal Jepang tersebut telah menyiapkan peran baru baginya sebagai penasihat strategis mulai musim 2027. Dalam posisi tersebut, pengalaman panjang Puig akan tetap di manfaatkan untuk membantu pengembangan program balap Honda di berbagai kejuaraan dunia.

Akhir Era yang Penuh Warna

Alberto Puig mulai memimpin tim MotoGP Honda pada tahun 2018. Saat itu, ia di percaya untuk melanjutkan tradisi kesuksesan tim yang telah lama menjadi salah satu kekuatan terbesar di ajang balap motor paling bergengsi di dunia.

Di bawah kepemimpinannya, Honda sempat menikmati masa kejayaan bersama Marc Marquez. Tim berhasil meraih berbagai gelar penting, termasuk pencapaian prestisius berupa Triple Crown yang mengukuhkan dominasi Honda di MotoGP.

Namun perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Setelah cedera panjang yang di alami Marquez dan meningkatnya persaingan dari pabrikan Eropa, Honda mengalami masa-masa sulit yang membuat mereka harus bekerja keras untuk kembali kompetitif.

Alberto Puig Tetap Bersama Honda

Meski mundur dari jabatan manajer tim, Puig masih akan menjadi bagian penting dari Honda Racing Corporation (HRC). Dalam peran barunya sebagai advisor atau penasihat, ia akan membantu manajemen Honda dalam berbagai program balap roda dua, termasuk MotoGP dan World Superbike.

Selain itu, Puig juga akan tetap terlibat dalam program pembinaan pembalap muda yang selama ini menjadi salah satu bidang yang sangat dekat dengannya. Pengalamannya selama puluhan tahun di dunia balap di anggap masih sangat berharga bagi masa depan Honda.

Dalam pernyataan resminya, Puig mengungkapkan bahwa setelah puluhan tahun berkarier sebagai pembalap, mentor, manajer pembalap, dan manajer tim, ia merasa peran baru tersebut memungkinkan dirinya memberikan kontribusi yang lebih luas bagi Honda.

Honda Sudah Menyiapkan Pengganti

Honda juga telah mengumumkan sosok yang akan menggantikan Puig mulai musim 2027. Jabatan manajer tim akan di pegang oleh Mikihiko Kawase, yang sebelumnya menjabat sebagai direktur teknis. Penunjukan ini menunjukkan keinginan Honda untuk mempertahankan kesinambungan proyek dengan memilih figur yang sudah memahami struktur internal tim.

Kawase di kenal memiliki latar belakang teknik yang kuat dan telah lama terlibat dalam pengembangan motor Honda. Kehadirannya di harapkan mampu membantu proses kebangkitan tim menjelang perubahan regulasi besar MotoGP pada tahun 2027.

Di hormati oleh Para Pebalap

Kepergian Puig dari posisi manajer tim mendapat respons positif dari sejumlah pebalap Honda. Mereka mengapresiasi peran dan dukungan yang di berikan Puig selama masa-masa sulit maupun ketika tim berada di puncak prestasi.

Beberapa pembalap bahkan menyebut Puig sebagai sosok yang selalu memberikan dukungan penuh kepada tim dan pembalap, terutama saat Honda sedang menjalani proses pembangunan kembali untuk kembali bersaing di barisan depan.

Menyongsong Era Baru Honda

Keputusan Honda melakukan perubahan di level manajemen menunjukkan bahwa pabrikan Jepang tersebut sedang mempersiapkan diri menghadapi era baru MotoGP. Regulasi teknis yang akan berubah pada 2027 membuat banyak tim mulai melakukan restrukturisasi sejak sekarang.

Meski Alberto Puig tidak lagi duduk di kursi bos tim, pengaruhnya diperkirakan masih akan terasa kuat di lingkungan Honda. Dengan pengalaman lebih dari empat dekade di dunia balap, ia tetap menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam perjalanan Honda di MotoGP. Sementara itu, para penggemar kini menantikan bagaimana Honda melangkah ke masa depan dengan kombinasi kepemimpinan baru dan dukungan pengalaman dari Puig di balik layar.